Sibuk Gak Jelas
Sibuk Gak Jelas
Syahbati
Matahari sudah sangat condong ke barat. Hujan baru saja pergi, meninggalkan gerimis tipis yang menetes di ujung dedaunan, ketika aku keluar membawa kuda besiku dari lorong kecil belakang TU.
Laptop sudah kusimpan rapi di laci meja. Itu pun setelah melalui perhitungan panjang. Dibawa pulang juga percuma, toh pasti tak sempat dibuka. Koreksian menumpuk, sulingjar gagal diisi, jaringan juga seenaknya mogok. Ah… terima kasih, jaringan. Kadang kamu datang di saat yang tepat, setidaknya untukku. Membuatku berhenti wara-wiri, seolah-olah aku pejabat sibuk. Eh, memang pejabat beneran sesibuk ini, ya? Entahlah.
Yang jelas, aku berbesar hati meninggalkan laptop, tapi tak tega meninggalkan kertas ulangan anak-anak. Kuselipkan semua ke dalam tas peninggalan Bu Imas, kuangkut di bahu, dan aku pun bersiap membelah jalan menuju rumah.
Azan magrib hampir berkumandang ketika aku sampai. Cepat-cepat kurogoh tas, kuambil setumpuk kertas, baru beberapa lembar saja sempat kutatap sebelum panggilan azan terdengar. Bergegas aku ke kamar mandi, menyiram tubuh dengan beberapa gayung air sebelum wudhu, baru sadar kalau aku bahkan belum sempat mandi sore.
Notifikasi ponsel berbunyi. Ternyata ada pengajian rutin, aku ditunggu di sana. Aku pun berangkat. Pulang jam sembilan malam, setelah Isya, kertas-kertas itu masih setia menanti. Aku sempat mengoreksi beberapa lembar, tapi kantuk lebih cepat menjemput.
Pagi-pagi sekali, aku sudah kembali bergegas. Menyiapkan bekal untuk orang rumah, lalu berangkat lagi. Hingga kini, aku duduk sendiri di ruang tamu. Lelah setelah seharian penuh, menunggu waktu berbuka.
Di depanku sudah tersaji segelas air kelapa muda dan sepiring nasi goreng ala kadar. Aku tersenyum kecil. Di atas sana, ruang tengah mungkin masih seperti kapal pecah, kertas koreksian berserakan tak sempat kuurus sejak pagi.
Tapi biarlah. Untuk saat ini, aku hanya ingin menikmati hening dan kesendirianku… sebelum dunia riuh lagi.
Baiti Jannati Malaka Tiga, Kamis 18 September 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan