Ambil Rapor Bersama Ayah
🌸 Catatan Jum’at, 24 Oktober 2025
Nilai untuk AyahSyahbati
Hari ini, Jum’at 24 Oktober 2025. NASA punya cerita berbeda. Membagikan nilai tengah semester anak-anak kepada ayah mereka tercinta. Hal ini belum pernah terjadi, terutama di NamSatu. Ini untuk pertama kalinya.
Kali ini, yang ditunggu kehadirannya adalah sang ayah. Mereka datang dengan langkah penuh rasa ingin tahu, beberapa masih tampak kikuk memasuki ruang kelas anak-anaknya. Namun tidak semua. Masih ada sang ibu yang hadir menggantikan — karena sang ayah tengah berdinas di luar kota, bahkan ada yang di luar negeri. Tetap saja, aura kehadiran para orang tua hari ini terasa berbeda: hangat, penuh haru, dan sarat makna.
Suasana sekolah begitu hidup sejak pagi. Kursi-kursi di dalam kelas disusun berpasangan. Satu untuk ayah, satu untuk anaknya. Keduanya duduk berdampingan — menunggu momen yang mungkin sederhana, tapi akan mereka kenang lama: pembagian nilai.
Satu per satu wali kelas memanggil nama siswa. Kertas nilai diserahkan, perlahan berpindah dari tangan guru ke tangan sang ayah, disaksikan langsung oleh anaknya yang duduk di sisi kanan atau kirinya. Ada yang menatap dengan bangga, ada pula yang menunduk malu. Beberapa ayah tersenyum, menepuk bahu anaknya, seakan berkata tanpa suara: “Ayah bangga, Nak. Terus berjuang, ya.”
Ada pula yang menatap lekat nilai di tangan, lalu menatap anaknya dengan lembut. Tak ada amarah, tak ada kecewa — hanya rasa syukur, karena sang anak telah berjuang dengan caranya sendiri. Dan di beberapa sudut ruangan, aku melihat para ibu yang menggantikan peran itu, dengan senyum penuh ketegaran.
Sungguh, hari ini bukan sekadar hari pembagian nilai. Tapi hari di mana cinta dan perhatian bertemu di meja-meja kecil ruang kelas. Hari ketika para ayah — yang biasanya sibuk dengan dunia kerja — hadir dalam dunia belajar anak-anaknya.
Aku belajar sesuatu hari ini: bahwa pendidikan tak selalu tentang angka atau peringkat. Ia adalah tentang kehadiran, tentang tatapan penuh cinta, dan tentang waktu yang disisihkan demi mendengar cerita kecil dari seorang anak yang sedang bertumbuh.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan