Nurbaiti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Hati

Membaca Hati Anak-anak Literasi

Syahbati

“Belum mau pulang, Bu? Rajin banget ngoreksi, belum selesai?” Suara Pak Sala memecah keheningan sore. Aku tersenyum, menutup sejenak buku tulis yang terbuka di hadapanku. “Tanggung, Pak. Besok pagi anak-anak literasi. Mereka akan menulis di buku ini lagi, jadi aku mau baca dulu tulisan minggu lalu.”

Pak Sala mengangguk, lalu berpamitan. Setelah pintu tertutup, aku kembali tenggelam di antara tumpukan buku tulis berwarna-warni. Setiap buku punya aroma yang sama — aroma tinta, kertas, dan cerita remaja. Tapi setiap tulisan di dalamnya punya rasa yang berbeda.

Kutarik salah satu buku dari tumpukan. Tulisannya rapi, huruf-hurufnya bulat. “Bu, waktu AFB kemarin, aku deg-degan banget. Tanganku dingin, keringat keluar. Padahal aku udah belajar. Tapi waktu baca soal di layar laptop, rasanya semua hilang dari ingatan.” Aku tersenyum. Deg-degan itu tanda mereka manusia, pikirku. Tanda mereka sungguh-sungguh.

Buku berikutnya membuatku ikut tertawa kecil. “Bu, aku hampir berteriak waktu nilai 100-ku muncul. Rasanya mau langsung nelpon Mama. Aku lebay gak, Bu?” Aku menulis di bawahnya, “Bukan lebay, Nak. Itu bahagia. Nikmatilah hasil jerih payahmu.”

Lalu kubuka buku ketiga. Tulisan yang ini lebih sunyi. “Bu, aku kecewa. Tak ada satu pun pelajaran yang nilainya bagus. Semua rata-rata enam puluhan, bahkan ada empat puluhan. Sekarang baru nyesal. Main game memang mematikan.” Aku terdiam lama. Kalimat terakhirnya seperti bisikan yang jujur dari hati seorang anak yang menyesal, tapi ingin berubah. Kutatap namanya di pojok kanan atas buku. Dalam hati, aku doakan semoga Allah bukakan jalan semangatnya kembali.

Kukomentari satu per satu tulisan mereka. Sampai semuanya selesai. Kulihat jam di dinding ruang guru, 16.40. Aku bergegas, nanti malam ngaji.

Malaka tiga, Selasa 28 Oktober 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post