Ketika Duduk
Ketika Waktu Duduk Ujian
Oleh Syahbaty
Kelas yang biasanya riuh,
mendadak dibekukan waktu.
Gawai-gawai rebah di lantai,
di bawah tatap papan tulis yang pasrah.
Soal A dan B menjelma tembok tak kasat mata
di antara dua sebangku.
Suara dibacakan perlahan,
dan sunyi pun mulai bercerita.
Kulihat puisi di wajah mereka.
Keseriusan yang menyamar jadi batu,
senyum gugup di ujung bibir,
dahi mengerut menahan badai pikiran,
mata dan jemari bersekutu dengan kertas jawaban.
Ada gelisah yang mengetuk-ngetuk meja,
ada salah tingkah yang diam-diam mencuri pandang ke jendela,
dan yang paling sunyi…
seorang anak duduk termenung,
menggali jawaban
bukan hanya dari ingatan,
tetapi juga dari dirinya sendiri.
Jum'at, 1 Mei 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan