Pejuang UTBK
Pejuang UTBK
Oleh Nurbaiti
Buat Pejuang-Pejuang UTBK 2026: Kita Ngobrol Jujur Yuk
#1 Semangat Itu Nggak Gratis, Harus Diperjuangin.
"Semangat Hanya Milik Mereka Yang Ingin Berjuang"
Jujur aja, semangat itu bukan barang download-an. Nggak bisa kamu install pas H-1 UTBK.
Secara ilmiah, otak kita itu punya yang namanya reticular activating system. Sederhananya, otak cuma akan fokus sama apa yang kita anggap penting. Kalau dari sekarang kamu bilang "UTBK itu penting", otakmu akan otomatis nyari jalan. Kalau kamu bilang "ah nanti aja", ya otakmu juga akan santai.
Jadi capek itu wajar. Ngantuk pas ngerjain TPS itu wajar. Ngerasa bodoh pas lihat soal itu... super wajar. Yang nggak wajar itu kalau kamu berhenti. Karena semangat memang bukan untuk yang paling pintar, tapi untuk yang mau tetap jalan pas yang lain rebahan.
#2 Masa Depan Itu Bukan Ramalan, Tapi Persiapan.
"Masa Depan Hanya Milik Mereka Yang Menyiapkannya Dari Sekarang"
Anak-anakku sayang, masa depan itu bukan kayak ramalan zodiak yang ditungguin. Masa depan itu kayak pesanan Shopee, dia datang kalau kamu sudah check-out dari sekarang.
Refleksi sebentar ya: Coba tanya diri sendiri, hari ini aku sudah nabung berapa menit untuk masa depan? 10 menit baca? 20 menit latihan soal?
Rasulullah SAW mengajarkan kita ikhtiar. Dalam Islam, takdir itu ada, tapi ikhtiar itu wajib. Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri (QS. Ar-Ra'd: 11). Jadi belajar malammu, coretan-coretan rumusnya, itu bukan sekadar usaha masuk PTN, itu ibadah.
Kamu nggak sedang menunda main, kamu sedang membangun istana masa depanmu, bata demi bata, dari sekarang.
#3 Doa Itu Bukan Plan B, Doa Itu Sumber Daya Utama.
"Do'a Hanya Milik Mereka Yang Percaya Pada Tuhan"
Ini bagian yang sering kelupaan. Kita sudah belajar sampai mata panda, tapi lupa ngobrol sama Pemilik Ilmu.
Secara sains, doa itu menurunkan kortisol (hormon stres) dan bikin hati lebih tenang. Secara iman, doa itu adalah senjata orang beriman. Belajar tanpa doa itu sombong, doa tanpa belajar itu kosong. Kita butuh dua-duanya.
Jadi habis belajar, tarik napas. Bilang sama Allah, "Ya Allah, aku sudah usaha, sekarang aku titipkan hasilnya sama Engkau." Itu bukan lebay, itu keren. Itu namanya tawakal setelah ikhtiar yang maksimal.
Buat Anak-anak Kami SMAN 61 Jakarta,
Buat kalian yang diam-diam nangis karena takut gagal, yang pura-pura kuat di depan teman tapi overthinking di malam hari — Bu Nurbaiti lihat semua perjuangan kalian.
Ingat pesan, "Tetap Semangat, Terus Berjuang, Perbanyak Do'a, Gapai Impian."
Impian kalian valid. Capek kalian valid. Dan Allah selalu bersama orang-orang yang mau berjuang.
Kalian nggak sendirian. Kita berjuang bareng sampai titik darah penghabisan — eh, sampai titik pengumuman UTBK 2026 nanti, dengan hasil terbaik.
Semangat ya, jagoan kami.
Salam sayang,
Nurbaiti
Baiti Jannati, Senin, 17 Agustua 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
