NURROHMAH PUJI MASTUTI

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Potong Kompas

Potong Kompas

Potong kompas kemarin pagi saat jalan santai memang membuat perjalanan lebih cepat tiba di jalan biasa. Awalnya saya berniat mengikuti anak-anak berjalan menyusuri jalan utama yang dipenuhi bebatuan.

Jalan yang tak rata. Bahkan tak ada sedikitpun aspal maupun bekas semen pengecoran jalan. Sebab jalan tersebut memang bukan jalan biasa. Melainkan jalur yang biasa dilalui kendaraan saat mengangkut material.

Tiba di pertengahan perjalanan, tiba-tiba segerombolan anak berjalan melewati pematang. Akhirnya saya pun mengikuti mereka di belakang. Potong kompas saja untuk mempercepat tiba di dekat Tebing.

Beberapa anak pun akhirnya juga mengikuti perjalanan dengan potong kompas saat pulang. Berjalan berurutan tanpa dapat bergandengan tangan karena pematang lumayan kecil dan hanya cukup untuk memijakkan dua kaki.

Jalan santai yang membawa banyak cerita di pagi hari. Beruntung sinar sang surya tidak terlalu kuat seperti hari-hari biasanya. Sehingga perjalanan pun dapat dinikmati biarpun lelah sedikit menghampiri.

Tebing yang tandus di sisi tanah-tanah yang subur sebenarnya sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan. Pemandangan yang indah terusik dengan keadaan lingkungan yang rusak karena penambangan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post