NURROHMAH PUJI MASTUTI

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Menebar Karya Tanpa Jeda, Menggenggam Berkah di Bulan Penuh Rahmah
Media Guru Indonesia

Menebar Karya Tanpa Jeda, Menggenggam Berkah di Bulan Penuh Rahmah

Oleh: Nurrohmah Puji Mastuti

Guru IPA SMPN 2 Loceret kabupaten Nganjuk

Literasi dalam bentuk apapun, sangat saya minati. Dengan berliterasi, saya yakin dan sudah membuktikan banyak manfaatnya. Untuk itulah, di bulan mulia ini saya ingin menebar karya, sehingga dapat menggenggam berkah di bulan penuh rahmah.

Ada beberapa hal yang dulu sudah pernah saya lakukan di bulan suci yang berkaitan dengan literasi. Bersama keluarga tercinta kami berkarya, baik dengan mengikuti lomba rutin di Media Guru Indonesia, maupun menulis dan berbagi kebaikan melalui tulisan.

Belajar berbagi ini pun kami terapkan kepada anak-anak. Termasuk si bungsu yang saat itu masih bersekolah di jenjang sekolah dasar. Selain dengan membiasakan membaca bersama keluarga, dia juga berlatih ceramah dengan mengisi kultum setelah sholat berjamaah bersama keluarga. Hasilnya luar biasa. Anak-anak menjadi lebih termotivasi untuk terus berkarya dan berbagi kepada sesama. Walaupun masih di usia sekolah dasar, anak-anak berani menebar karya dengan berceramah di depan santri TPQ. Peningkatan kompetensi yang terus dilatih sejak dini.

Hal lain yang saya lakukan selain bersama keluarga, tentu juga bersama siswa karena saya berdinas di sekolah. Tak hanya pelajaran biasa, namun berbagi ilmu dan memberikan teladan saat puasa ramadhan adalah hal yang harus saya lakukan. Memberikan contoh yang baik dan benar, baik dalam tingkah laku maupun ucapan. Juga berkesempatan menyampaikan materi tentang ke-Islaman selama pondok ramadhan.

Di saat ini, ketika bulan suci kembali kita jumpai, saya masih ingin terus berkarya dan berbagi. Sebuah mimpi untuk dapat membukukan cerita dan kisah-kisah yang kami alami selama ramadhan. Juga menuliskan hikmah dari pelajaran apapun dalam kehidupan ini selama bulan suci. Dengan cara ini, harapan saya, pengalaman dan cerita di bulan ramadhan dapat menjadi pengalaman yang berharga dan tidak hilang untuk terus dikenang. Juga dapat menjadi sarana refleksi dan evaluasi serta perbaikan di bulan-bulan berikutnya.

Jikalau nanti buku karya di bulan mulia ini dapat terwujud, saya ingin membagikannya sebagai bacaan bagi orang lain. Agar mereka dapat belajar dari segala sesuatu yang saya ceritakan, pengalaman-pengalaman orang lain yang saya tuliskan, dan hal-hal baik dalam kehidupan. Sehingga karya yang saya tuliskan tetap abadi dan bermanfaat bagi banyak orang.

Buku-buku yang terbit dapat bermanfaat untuk sumber literasi. Baik bagi anak-anak di rumah, para siswa, para guru dan juga sanak saudara. Saya akan terus berkarya dengan tetap mengikuti tantangan menulis tanpa jeda di gurusiana. Juga berbagi tulisan kepada banyak orang, sehingga dapat menginsipirasi dan meningkatkan kompetensi diri. Menulis adalah hal yang saya sukai, sebab dengan menulis kita dapat berdakwah kepada orang lain, meningkatkan keterampilan diri, dan kelak yang kita harapkan adalah keberkahan dengan cara berliterasi. Menyampaikan hal baik kepada orang lain, tanpa memaksa dan meminta balasan harta.

Menebar karya di bulan mulia, mengharap berkah di bulan penuh rahmah adalah mimpi yang terus diupayakan terwujud menjadi kenyataan. Di bulan penuh rahmah, penuh pengharapan untuk mendapatkan pertolongan dari Allah sehingga kita diberikan kemampuan dan kecerdasan dalam mewujudkan karya kita. Tentu tidak hanya berupa tulisan dalam bentuk buku, namun juga karya-karya lainnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, ada beberapa tips yang dapat kita kerjakan. Antara lain: (1) niat yang sungguh-sungguh, (2) berusaha untuk terus belajar, (3) mewujudkan hasil belajar dalam bentuk karya (tulisan esai, opini, puisi, cerpen, dll), (4) menebarkan karya kepada orang lain, (5) refleksi diri terhadap karya yang sudah kita bagikan, menerima kritik dan saran, (6) berharap rida Allah dan berkah dari semua karya kita, semoga bermanfaat bagi banyak orang.

Lomba Februari 2024

#Tema Lomba: Menggenggam Berkah, Menebar Karya

PROFIL PENULIS

Nurrohmah Puji Mastuti, S.Pd., dilahirkan di Kabupaten Nganjuk, pada 7 September 1972. Dia adalah guru IPA di SMPN 2 Loceret, Nganjuk, Jawa Timur. Dia gemar membaca dan menulis. Mengabadikan karya berupa buku antologi cerpen Kuraih Senja dengan RidaNya, dan Bias Kalbu di tengah Corona, buku cergam Persahabatan Hamtaro dan Betta, Novel Hati yang Terbungkus, buku Memoar Merajut Inspirasi, Melesatkan Prestasi, buku kumpulan cerpen Rindu Belukar, dan buku novel Merajut Benang Kesetiaan.

Dia salah satu pemenang lomba menulis gurusiana lebih dari dua puluh kali sejak Mei 2020 hingga 2023, dengan buku antologi berjudul Jurus Belajar Daring Anti Garing, hingga buku Membangun Peradaban melalui Perpustakaan.

Aktif menulis dan telah menerbitkan 5 buku solo dan puluhan buku antologi. Dia alumni kelas pelatihan Buku Nonteks SipLah, alumni Sagusabu daring1, alumni kelas Majalah Literasi 1, 3, 4 dan Majalah Literasi 6, alumni kelas Editor1, alumni kelas Best Practice2, kelas CWC1, kelas Cerpen1, kelas Novel3, dan setia mengikuti kegiatan webinar media guru. Dia bertempat tinggal di Perum Puri Ngrawan Indah Desa Ngrawan, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Alamat email **(censored)**.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post