Semak di Perbatasan
Siang nan terik
Burung-burung telah pulang ke sarang
Tak lagi bersiul
Bercanda seperti kemarin siang
Hari ini kurasakan
Angin sunyi enggan berbisik lagi
Menyapa semak-semak yang rimbun
Menjalar sepanjang pagar
Semak di perbatasan
Dipenuhi bunga putih
Ungu
Dan kuning
Mentari kian condong ke barat
Panasnya masih terasa menyengat
Membakar tulang-tulang daun
Hingga lepas
Terpisah dari helai dedaunan
Luruh
Di antara semak-semak di perbatasan
Kota yang penuh kenangan
Bersamamu
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan