NURROHMAH PUJI MASTUTI

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Kabut di Tengah Perjalanan

Tiba di persimpangan, dekat dengan lokasi pedagang kaki lima, ku lambatkan laju kendaraan. Tiba-tiba terasa dingin. Perlahan kaca helm pun basah. Kabut turun hingga menutup jalan.

Jarak sekitar sepuluh meter saja pandanganku samar. Kabut putih menghalangi jalanku pagi itu. Bergegas kunyalakan lampu kendaraan. Dari arah berlawanan, beberapa motor juga melakukan hal yang sama.

Tiba di pertigaan jalan, ku belokkan setang kendaraan. Mentari tampak setengah. Sinarnya redup laksana rembulan. Ku percepat perjalananku memburu waktu absensi pagi.

"Kok kaca helm Ibu basah?" tanya Rangga yang berdiri di dekat tempat parkir.

"Iya, Bu. Kok basah? Hujan ya, Bu?" tanya Bagus sembari memperhatikan helm ku.

Kulepaskan helm dan ku gantungkan di setang kiri. Dua remaja itu masih menunggu jawabanku.

"Alhamdulillah, tidak hujan, Ngga. Hanya kabut tadi di persawahan," jawabku.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post