NURROHMAH PUJI MASTUTI

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Keringat Sang Guru

Pagi telah terbit sang mentari

Mengiringi jejak sang guru

Menyusuri jalan terjal berliku

Di antara ilalang yang tak pernah layu

Hingga kemarau di ujung waktu

Kian menyengat sapaan sang surya

Sang Guru telah kembali ke dalam ruangnya

Yang dibatasi dinding kotak bercorak

Coretan anak-anak di seluruh sudutnya

Sang guru hanya tersenyum

Menatap sebuah lukisan lugu tentangnya

Keringat sang guru bercucuran

Layaknya air bah mengalir dari ketinggian

Apa yang sebenarnya terjadi?

Tanya sang guru pada diri sendiri

Apakah aku telah salah mendidik mereka?

Hingga akhirnya tak ada lagi rasa percaya

Bahwa ilmu bukan hanya untuk diterima

Tetapi lebih utama di amalkannya

Sang murid mengangguk seolah mengerti

Tetapi sebenarnya mereka sedang asyik bermain gawai

Hingga lupa cara menghormat

Kepada sang guru yang rindu kasih tulusnya

Seperti dulu

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post