Malas Menulis, Bijak Memanfaatkan Gawai
Di era kemajuan teknologi seperti sekarang ini, anak-anak lebih menyukai bermain gawai dan malas menulis dengan menggunakan alat tulis umumnya. Apakah lantas mereka mau menulis dengan menggunakan gawai?
Tampaknya ini pun juga tidak dilakukan. Literasi hanya kata-kata yang sulit diwujudkan pada anak-anak yang memiliki kebiasaan seperti ini. Menggunakan gawai hanya untuk bermain game atau menonton film tertentu. Gawai bukan digunakan untuk menggali informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan kompetensi dalam pembelajaran.
Lalu, apa yang harus kita lakukan? Ada banyak trik sebenarnya untuk kita orang tua maupun guru. Dekati dulu mereka, lihat pola kebiasaan yang dilakukan. Kemudian perlahan berikan masukan sehingga mereka menyadari apa fungsi gawai bagi masa depannya. Bermain dan menonton sih boleh saja. Asal jangan kehilangan waktu atau membuang kesempatan untuk kegiatan yang lebih berguna.
Teladan dari orang tua juga sangat diperlukan untuk mereka. Jangan asal menyuruh atau melarang. Refleksi diri juga. Apakah kita sudah bijak memanfaatkan gawai. Atau kita juga hanya bermain dan sama-sama malas menulis?
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
