Liburan yang Tak Libur
Saat ini hampir semua siswa sedang menikmati masa liburan sekolah, kecuali bagi sebagian siswa yang berada di pesantren atau sebagian lainnya yang masih mengurus pendaftaran di sekolah yang baru.
Masa liburan sekolah juga dinikmati oleh sebagian besar guru, baik yang ASN maupun bukan. Mengapa liburan tidak merata bagi semua guru? Beberapa alasan karena kebijakan di setiap daerah berbeda-beda.
Jika pemerintah tegas, seharusnya semua guru di seluruh Indonesia diberikan kesempatan menikmati liburan yang sama seperti guru lainnya. Guru juga manusia. Kelelahan otak, kejenuhan di perjalanan menuju tempat bekerja, dan kepadatan pekerjaan sebelumnya tentu membutuhkan jeda. Bolehlah refreshing sehari dua hari misalnya, asalkan ada keputusan resmi dari pemerintah. Bukan dengan mencuri-curi waktu di tengah kebijakan yang diberikan. Liburan yang tak libur.
Secara pribadi, saya hanya ingin ada keadilan di dunia kerja, tanpa membeda-bedakan kebijakan di daerah yang berbeda. Pasalnya ketika liburan dan semua keluarga berkumpul di rumah orang tua, lucu juga jika antara setiap ASN mendapatkan kebijakan yang tidak sama.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan