Kata-kata Setajam Belati
Sudah bukan zamannya lagi berkata kasar kepada siswa. Apalagi menghina, ataupun menyindir mereka. Bullying tidak hanya dalam perbuatan. Tetapi dapat berupa kata-kata yang menyakitkan.
Apakah sebagai guru kita pernah bertanya kepada mereka tentang hal yang mereka sukai dari diri kita dan yang tidak mereka sukai tentang kita?
Kini saatnya mengubah diri. Bukan berarti hina jika kita merendah. Mereka justru akan lebih menghormati kita. Merendah bukan berarti rendah. Berkata maupun berujar yang menyakitkan itulah yang justru dapat menurunkan derajat kita, sehingga siswa tak lagi menghormati dan menghargai kita.
Siswa sekarang sudah dapat memilih mana yang benar dan mana yang salah. Dalam sebuah kesepakatan kelas pun mereka berani menuliskan, " Siswa menghormati guru, guru menghargai siswa."
Kata-kata kasar (kejam) ibarat belati yang sangat tajam.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan