Kembali Bangkit
Rasa malas tetiba menyergap. Ingin kembali santai seperti orang-orang yang tak hobby berliterasi. Duduk bercengkerama tanpa merangkai kata. Tetapi semakin lama, bathin tak menerima. Kesunyian mendatangkan kantuk yang berkepanjangan. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan?
Saatnya bangkit. Ya. Kembali bangkit setelah jatuh dari tangga dengan ribuan anaknya. Saatnya memulai hari kedua merangkai kata, setelah gurusiana kembali normal seperti biasanya.
Hari ini, di tengah kesunyian ruang guru, saya mencoba menulis lagi. Sekedar untuk mengingat hari ini. Belum ada ide brilliant yang hendak tertuang. Salam literasi.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan