NURROHMAH PUJI MASTUTI

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Evaluasi, Refleksi, dan Motivasi dalamLiterasi

Evaluasi, Refleksi, dan Motivasi dalamLiterasi

Tahun telah berganti. Literasi telah dijalani. Entah dengan membaca, menulis maupun menerbitkan karya. Meski seringkali abai, dengan berbagai alasan. Kesibukan dalam pekerjaan, sulitnya menata waktu luang, maupun kemalasan yang seharusnya kita singkirkan. 

Sebagai seorang penulis, kita tentu tak boleh lagi malas. Sebab literasi adalah kebutuhan yang senantiasa harus kita jaga. Layaknya menjaga kesehatan tubuh dan jiwa. Tanpa literasi, hari-hari yang kita jalani seringkali terasa hampa.

Tentu, menulis tidak hanya kita lakukan di satu lini. Ada banyak sekali tempat untuk menuangkan berbagai ide yang tersimpan di otak kita. Keinginan untuk menulis selalu ada, meski seringkali tak sempat pula menuangkannya.

Di tahun 2026 ini, evaluasi dalam literasi sangatlah penting. Seberapa jauh langkah yang sudah kita jalani sebelumnya, apa manfaat dan hikmah di balik literasi kita. Seperti yang saya rasakan saat ini. Jujur, di awal pandemi ketika kita terkurung karena dampak korona, literasi berjalan mulus tanpa kendala. Berbagai karya dapat kita wujudkan, bahkan dengan berbagai genre tulisan sesuai keinginan. 

Setelah pandemi berlalu, kesibukan kembali menyertai hari-hari kita. Literasi masih tetap saya lakukan meski harus penuh perjuangan. Kompetisi pun saya ikuti bulan demi bulan hingga berbagai buku hasil kejuaraan lomba pun saya dapatkan. 

Tak hanya itu, motivasi untuk mendapatkan kategori tulisan terpopuler menjadi alasan giatnya berliterasi. Lama kelamaan, tanpa saya sadari, menulis bukan lagi paksaan. Menulis dan literasi adalah kerinduan hingga suatu hari manfaatnya dapat mengantarkan saya menjadi juara dalam ajang kompetisi. 

Di lain hal, setelah saya membuka jejak literasi di gurusiana, hati terasa bagai teriris sembilu. Blog gurusiana sudah sangat jarang saya kunjungi meski rasa rindu itu selalu tumbuh di hati. Mengapa? Karena saya mulai malas menunggu koneksi internet yang sering tidak stabil. Jaringan yang tak menentu, publish sering terkendala, hingga saya mulai enggan menuangkan tulisan seperti di tahun-tahun sebelumnya. Tentu saya tetap menulis meski sesekali harus berpindah rumah baru hanya untuk melepas rasa rindu. 

Kini, di hari pertama tahun 2026, setulusnya, saya ingin menumbuhkan kembali menulis di gurusiana rutin seperti dulu. Meski bukan karena mengikuti tantangan menulis tanpa jeda, saya insyallah akan terus berupaya menuangkan ide-ide yang ada. Harapan ke depan, kemampuan berliterasi terus tumbuh dan berkembang. Bonusnya, dapat menerbitkan buku solo dan buku antologi, dapat berprestasi dalam bidang literasi dan juga di bidang lainnya sesuai pekerjaan saya. Dapat menghasilkan karya yang lebih baik dan bermanfaat.

Literasi adalah kerinduan yang terus harus diperhatikan, dipupuk dan dirawat dengan benar. Layaknya sebatang tanaman yang ditanam hingga tumbuh akar dan dedaunan, lalu muncul banyak cabang dan ranting yang indah dengan bunga-bunganya yang menawan. Semoga ini menjadi refleksi dan resolusi untuk giat berliterasi, tetap istikamah dalam berkarya, dapat berprestasi dan menginspirasi. Salam literasi.

 

H1, Kota Bayu, 1 Januari 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post