NURROHMAH PUJI MASTUTI

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kurang Garam

Kurang Garam

Hari pertama ramadhan diwarnai dengan banyak kegiatan. Meski tidak berangkat bekerja seperti biasanya, acara di rumah lumayan menguras tenaga. Pasalnya, kondisi rumah sedikit berantakan. Bau bangkai menyengat dan tak ketemu saat dicari dari mana sumbernya.

Menjelang siang, sekitar pukul delapan, jemariku masih asyik bermain benang. Permak baju dan sengaja kujahit dengan tangan. Sekitar pukul sembilan, baru aku bergegas membereskan ruangan sebelum melanjutkan bersih-bersih badan.

Rupanya raga sudah tak seperti dulu. Suasana pagi yang kurang kompromi karena bau bangkai, menyebabkan seluruh menu sahur keluar lagi. Perut kembali kosong, energi tak maksimal untuk kegiatan hari ini.

Saat menjelang berbuka pun masak sayur dan lauk juga tak sesuai rencana. Mulai dari kelapa yang terlalu muda, hingga sayurku kurang garam. Tentu mencobanya setelah adzan maghrib selesai dikumandangkan. Urap yang tak maksimal pun juga sama, kurang garam. Meski begitu, berbuka tetap tak masalah. Apa adanya, meski lupa tidak membuat sambal. Cabai dan bawang merah masih mentah, dan berada di wadahnya sejak tadi siang. Lupa, siapa yang mesti disalahkan?

Kota Bayu, 19 Februari 2026

Hari Pertama Ramadhan 1447 H

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post