Menanti Kuncup Mekar
Setiap pagi
Kusapa ia sepenuh cinta
Satu satu kuncup membalas mesra
Seakan berpesan esok masih ada asa
Tuk kembali bersua
//
Setiap hari ia menggoda
Ungu muda berbaur hijau tua
Berpaut satu dengan lainnya
Menjulang sesekali bersandar
Bertaut sulur pada batang
//
Entah apa namanya
Mestinya dulu ia kutanya
Biar cintaku semakin merona
Berkobar menanti kehadirannya
Kuncup-kuncup ungu
Di depan ruang kerjaku
Kota Bayu, 23 Februari 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
