NURROHMAH PUJI MASTUTI

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Merindu si Ungu

Merindu si Ungu

Seingatku, sudah lebih dari setahun tanaman hias itu ditanam. Awalnya memang agak susah. Apalagi saat itu tanaman tersebut ditanam menjelang musim kemarau. Beberapa kuamati dan kulihat dari dekat, batangnya mengering dan tidak ada cabangnya sama sekali.

Beberapa waktu kemudian, saat saya merawat tanaman di dekatnya, tiba-tiba saya lihat ada tunas tanaman hias tersebut. Hampir setiap hari kurawat, kusiram dan kusembunyikan dari gangguan anak-anak. Beberapa tanaman dalam pot sengaja kuletakkan agak rapat sebagai tameng untuknya.

Tanaman hias tersebut bertambah panjang. Beberapa cabang dan dedaunannya bertambah banyak dan lumayan segar. Kupesankan pada anak-anak untuk turut merawat dan menjaganya. Sesekali kuajak mereka menali batangnya.

Bertambah waktu, tanaman tersebut berbunga meski hanya segerombolan saja dan hanya ada tiga kuntum bunganya. Di waktu yang lain, ia kembali berbunga. Saat itu jumlahnya lebih banyak dan segar.

Reranting pun kian banyak. Batangnya bertambah panjang dan kutali di besi penyusun gazebo dekat lapangan. Satu-satu dedaunan yang mengering kuambil dan kubuang. Tanaman hias itu semakin tumbuh dan berkembang hingga mencapai atap gazebo.

Sebelum ramadhan, kulihat rantingnya semakin panjang menjulur ke arah lapangan. Segera kutatap dengan tali. Aku senang melihat ada banyak sekali kuncup bunga yang mulai bermunculan. Sabar menunggu, batinku. Merindu si ungu memang butuh kesabaran.

Seminggu yang lalu, kuncup-kuncup kecil mulai bermekaran meski masih sangat kecil. Namun dalam tiga hari ini, kuntumnya terlihat lebih banyak dan mekarnya pun lebih besar. Menjuntai, seperti bunga anggrek berwarna ungu. Hingga saat ini aku belum mempelajari lebih rinci, entah apa namanya.

Kota Bayu, 27 Februari 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post