Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Becak  Hantu

Becak Hantu

Tantangan menulis 365 hari ke-1475 tanpa jeda

Becak Hantu

Bagian 2

Rado langsung menaiki becak itu, dalam hatinya Rado tidak tega juga dengan bapak penarik becak itu, sudah tua masih menarik becak malam-malam begini, terkena hujan gerimis lagi. Apalagi jarak yang akan ditempuh menuju kampungnya sekitar lima kilometer, lumayan jauh.

”Apa bapak ini mampu ya mengantar saya sampai ke rumah?” bisik hati Rado.

Kemudian Rado mulai berkhayal, sebentar lagi dia akan bertemu Siti pacarnya. Besok dia akan melamar Siti, uang yang diminta oleh calon mertuanya sudah dimilikinya.

Rado sudah hampir lima tahun tidak pulang ke kampungnya, dia merantau ke Pulau Jawa atas suruhan Siti, pacarnya itu. Agar bisa mengumpulkan uang yang banyak buat melamarnya atas permintaan mahar yang mahal oleh sang ayah.

Lagi asyik mengenang Siti tersebut, Rado di kejutkan oleh becak yang ditumpanginya berjalan cepat sekali menuju ke perkuburan warga.

”Pak jangan cepat-cepat. Kok menuju kuburan Pak.”

”Kita mampir sebentar di sekitar perkuburan, Bapak kebelet mau buang air besar dulu.”

Akhirnya Rado terpaksa diam saja ketika di bawa ke tempat perkuburan warga. Saat sampai di perkuburan itu, bapak tua penarik becak itu meninggalkan Rado sendirian tanpa berkata apa-apa ke Rado.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post