Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kursi Goyang Antik

Kursi Goyang Antik

Tantangan menulis 365 hari ke-1454 tanpa jeda

Kursi Goyang Antik

(Bagian 4)

Mirna sang nenek yang sedang duduk di teras rumahnya, mengetahui kedatangan anak dan menantu serta cucunya, langsung menyambut kehadiran mereka dengan senyum penuh kegembiraan.

”Waduuuuh...cucu Nenek, sudah besar....”

Mirna langsung mencium pipi Lusi, sambil mengajak mereka masuk.

”Mari masuk.”

”Ya Bu.” kata Herman dan Rola hampir bersamaan.

Sebelum memasuki rumah, Herman dan Rola mencium tangan Mirna. Selanjutnya mereka memasuki rumah. Begitu berada di dalam rumah, Mirna mempersilakan Herman dan Rola memasuki kamarnya, agar mereka berdua bisa beristirahat, setelah menempuh perjalanan yang melelahkan. Sedangkan Lusi diajak Mirna masuk ke kamarnya, karena Lusi diajak sekamar oleh neneknya.

****

Hari kedua tinggal di desa itu, Herman mengajak Rola mengunjungi bibinya. Sedangkan Lusi tidak ikut, karena dia diminta menemani neneknya yang tinggal sendirian di rumah.

Ketika neneknya lagi sibuk memasak di dapur untuk menyiapkan makan siang mereka. Terpikir oleh Lusi untuk menduduki kursi goyang antik yang diceritakan oleh papanya. Lalu dia ngomong sendirian.

”Inilah kesempatan untukku membuktikan kebenaran omongan papaku.”

(Bersambung)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post