Akibat Asmara Terlarang
Tantangan menulis 365 hari ke-1503 tanpa jeda
Akibat Asmara Terlarang
Bagian 3
Hal itu sangat merugikan hampir semua warga Desa Sukaharta, mereka menjadi takut untuk salat berjamaah di masjid, penjual gorengan jadi tak bisa jualan, warung kopi tutup, toko-toko tutup dan orang-orang tak bisa lagi senang-senang di luar rumah pada malam hari.
Mengetahui penderitaan warganya, pak kades akhirnya berembuk dengan warga desanya, untuk mengatasi masalah di desanya.
”Bapak-Ibu sekalian, ada yang punya solusi untuk masalah di desa kita, tentang kehadiran hantu beberapa malam ini.”
”Menurut saya Pak, kita harus tahu dulu siapa Deril yang sering disebut hantu itu.” ujar Guntur.
”Saya tahu Pak, Deril itu penduduk baru di desa kita ini, beberapa hari ini dia menghilang bersama istrinya.” kata Halima.
”Ibu kok tahu orang itu?” tanya pak kades.
”Karena dia tinggal di ujung desa, di belakang rumah saya.” jelas Halima.
”Berarti dia penduduk gelap di desa ini, karena dia tidak pernah melaporkan kedatangannya untuk menetap di desa ini.”
Berbekal info dari warganya, pak kades melaporkan hal itu ke polisi, adakah hubungan teror hantu, dengan menghilangnya pasangan suami istri tersebut.
Berbekal info dari pak kades, polisi bekerja keras mencari Deril dan istrinya. Seminggu kemudian polisi berhasil menemukan Deril yang tinggal di rumah saudaranya di kota.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
