Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pembalasan sang Arwah

Pembalasan sang Arwah

Tantangan menulis 365 hari ke-1510 tanpa jeda

Pembalasan sang Arwah

Bagian 2

Percaya dengan omongan preman yang menyamar sebagai polisi itu, Ilham turun dari mobilnya untuk membuktikan apa yang dikatakan polisi gadungan itu. Pada saat Ilham sedang menunduk memperhatikan plat polisi mobilnya, dari arah belakangnya teman preman itu yang juga seorang preman, memukul kepala Ilham dengan keras sekali menggunakan pipa besi. Akibatnya Ilham terjatuh pingsan tak berdaya di atas jalan aspal.

Dalam keadaan pingsan tak berdaya itu, kedua preman itu cepat-cepat membawa Ilham ke dalam kebun yang ada di pinggir jalan tersebut, lalu memukulnya berkali-kali, hingga Ilham menghembuskan napas terakhirnya.

Usai itu, kedua preman masuk ke dalam mobil yang di dalamnya ada Siti. Salah satu preman itu mengemudikan mobil, temannya yang bernama Rudi duduk di sebelahnya. Menggunakan mobil itu mereka menuju ke rumah Toto untuk menagih bayaran mereka.

Saat mobil sedang berjalan, Siti ngomong dengan Rudi.

”Terima kasih Rudi, kerja kalian bagus.”

”Ya, Bu sama-sama.”

”Karena kami berhasil melenyapkan suami Ibu, ada bonus tidak, Bu?" tanya Iryan.

”Nanti mintalah ke Pak Toto ya.” balas Siti.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post