Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pertemuan yang  Menyakitkan

Pertemuan yang Menyakitkan

Tantangan menulis 365 hari ke-1548 tanpa jeda

Pertemuan yang Menyakitkan

Bagian 1

Usai diwisuda, Sukri tinggal sekitar dua minggu di desanya, lalu merantau ke Pulau Bangka membawa luka hatinya karena ditinggal oleh sang pujaan hati menikah dengan pria lain.

Awalnya, begitu mendapat ijazah sarjana, dia berencana mau mencari kerja di kabupaten tempat kelahirannya, karena orang yang dicintainya menikah dengan orang lain, secara tiba-tiba saja dia memutuskan untuk pergi merantau ke Pulau Bangka.

Dia memilih daerah itu, karena dia pernah mendengar cerita teman sedesanya, di Pulau Bangka mudah untuk mencari uang. Dengan bekerja sebagai penambang timah, menjadi petani membuka kebun lada, menjadi nelayan yang pergi melaut atau cari kerja kantoran dengan ijazah yang dimiliki.

Hari pertama berada di Pulau Bangka, Sukri kebingungan mau tinggal di mana, karena dia hanya memiliki uang sedikit, hanya cukup untuk makan buat seminggu. Sedangkan dia belum mendapatkan pekerjaan. Mau menginap di hotel atau penginapan tidak mungkin, karena kalau itu yang dilakukannya, pasti uangnya satu hari saja sudah habis, hari-hari selanjut dia tak punya uang lagi untuk membeli makanan.

Akhirnya Sukri memutuskan untuk menumpang tidur di masjid. Lalu dia mendatangi sebuah masjid besar yang ada di pinggiran kota Pangkal Pinang dan terletak di tepi jalan raya. Saat itu, ada seorang bapak yang berumur paruh baya sedang menyapu di teras depan masjid itu.

“Maaf Pak boleh saya bertanya?”

“Mau bertanya apa Nak?”

“Boleh tidak saya menumpang tidur di masjid ini, nanti Bapak saya bantu membersihkan masjid ini.”

Bapak yang ditanya itu bukan menjawab pertanyaan Sukri, melainkan balik bertanya ke Sukri.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post