Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pertemuan yang  Menyakitkan

Pertemuan yang Menyakitkan

Tantangan menulis 365 hari ke-1551 tanpa jeda

Pertemuan yang Menyakitkan

Bagian 4

Baru dua bulan bekerja sebagai guru honor, ada penerimaan ASN. Kesempatan itu tak disia-siakan oleh Sukri untuk ikut tes. Ternyata pada saat pengumuman hasil penerimaan ASN tersebut, dia salah seorang yang dinyatakan lulus.

Dua bulan kemudian resmilah Sukri menjadi ASN di kantor pertanian di kabupaten tersebut. Berstatus sebagai ASN mengharuskan Sukri melepaskan pekerjaannya sebagai marbot. Saat pamit dengan pimpinan masjid dan Mamad, kedua orang itu merasa kehilangan diri Sukri, karena selain Sukri anak baik dan saleh, Sukri bagus kerjanya.

“Bapak sebenarnya merasa kehilangan kau, Nak. Bapak menganggap kerjamu sangat baik, namun Bapak rela melepasmu untuk mengabdi pada negara ini. Baik-baiklah bekerja di tempat baru. Semoga Nak Sukri sukses.”

“Terima kasih Pak.”

“Bapak juga kehilangan kamu, tapi Bapak senang Nak Sukri menjadi ASN. Satu permintaan Bapak, bulan depan jangan tidak hadir di pernikahan anak Bapak ya?”

“Insyaallah saya hadir Pak. Terima kasih.”

***

Setelah Sukri menjadi ASN kehidupannya mulai berubah, dia sudah bisa membeli sepeda motor, meski sepeda motor yang dibelinya kondisinya kendaraan bekas.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post