Dikejar-dikejar Cicilan
Tantangan menulis 365 hari ke-1583 tanpa jeda
Dikejar-kejar Cicilan
Bagian 5
Terpaksalah Ahmad mengeluarkan motor yang baru dikredit oleh istrinya itu beserta kelengkapannya. Tak menunggu waktu lama motor itu dibawa pergi oleh dua orang debt collector tersebut. Ahmad hanya termangu melihat motor istrinya dibawa pergi, sedangkan Fanny langsung menangis.
Bakda Zuhur datang lagi seorang debt collector dari toko tempat Fanny ambil kredit televisi layar lebar. Karena mata Fanny masih sembab disebabkan kebanyakan menangis, dia menyuruh suaminya menemui debt collector tersebut.
“Maaf Pak, kedatangan saya ke sini mau menagih tunggakan cicilan televisi layar lebar istri Bapak.”
“Sudah berapa bulan menunggaknya Pak.”
“Baru dua bulan.”
“Maaf Pak, saya minta tempoh dulu untuk membayarnya, karena istri saya sedang sakit.” ujar Ahmad berbohong.
“Baik Pak, saya beri tenggat waktu satu minggu.”
Setelah berkata begitu penagih hutang tersebut pergi meninggalkan Ahmad, lalu Ahmad menemui istrinya.
“Hari ini juga kita pindah ke rumah Ibu yang ada di desa, biarlah Ayah berangkat kerjanya dari desa saja.”
“Sudah Ayah pikirkan dengan matang keputusan itu? Rumah ini sayang Yah kalau tidak kita tempati.”
“Rumah ini mau Ayah jual untuk melunasi hutang-hutang Ibu. Ayah tak tahan dikejar-kejar cicilan yang setiap hari ada saja orang datang ke rumah ini untuk menagih cicilan hutang Ibu.”
Mendengar omongan suaminya, Fanny diam saja, karena dia mengakui kesalahannya. Bakda Asar berangkatlah mereka ke desa untuk pindah rumah, menumpang pada rumah ibu Ahmad mertuanya Fanny.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
