Dikejar-dikejar Cicilan
Tantangan menulis 365 hari ke-1580 tanpa jeda
Dikejar-kejar Cicilan
Bagian 2
“Itu urusan Ayah yang bayar. Aku kan hanya menuntut hakku agar sama dengan ibu-ibu yang lain.”
“Ibu itu harusnya mikir, ibu-ibu tetangga kita itu suami-suami mereka penghasilannya besar, mereka hidupnya sudah mapan.”
“Salah Ayah sendiri mengapa tak bisa seperti suami ibu-ibu tetangga kita.”
Belum selesai Ahmad membahas tentang banyaknya cicilan istrinya, Fanny. Di luar rumah ada orang mengucapkan salam.
“Assalamualaikum.”
Cepat-cepat Fanny mengintip orang itu dari lubang kunci pintu rumahnya. Begitu tahu yang datang itu tukang kredit keliling tempat dia ambil kredit alat penggorengan anti lengket, cepat-cepat dia memberi kode kedua jarinya yang dilintangkan ke bibirnya.
“Ssssst…Ayah diam, di luar ada tukang kredit keliling menagih cicilan.”
Ahmad sang suami menurut saja perintah istrinya. Lalu dia masuk ke kamarnya untuk berbaring buat istirahat. Fanny mengikuti suaminya ke kamar untuk bersembunyi, agar dikira oleh tukang kredit itu sang pemilik rumah sedang tidak berada di rumah.
Tukang kredit merasa salamnya tidak direspon, dia mengucapkan salam lagi.
“Assalamualaikum.”
Setelah dia mengucapkan salam kedua, juga tidak ada jawaban dari dalam rumah. Tukang kredit itu jadi berpikir, aneh ya tidak ada jawaban, padahal terdengar suara televisi masih hidup. Kalau pemilik rumah ini tidak ada di rumah, mestinya tidak ada suara televisi. Jangan-jangan pemilik rumah pura-pura tidak ada di rumah, karena takut ditagih cicilannya.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
