Gara-gara Bikin Konten
Tantangan menulis 365 hari ke-1594 tanpa jeda
Gara-gara Bikin Konten
Bagian 5
“Mengapa kalian berdua menakuti warga kampung ini.” tanya ustaz ke Jali dan Amir.
“Kami tidak bermaksud menakuti dua gadis itu, Ustaz.” ujar Jali.
“Ya, Ustaz kami hanya membuat konten.”
“Astagfirullah. Tindakan kalian berdua itu salah. Bikin konten sebenarnya boleh saja, tapi jangan sampai merugikan orang lain.”
“Ya, Ustaz maafkan kami.”
“Kalian itu pernah berpikir tidak sebelum membikin konten? Bagaimana kalau yang kalian takuti itu, orangnya mempunyai penyakit jantung? Bisa mati orang tersebut lantaran ulah kalian.”
“Ya, Ustaz kami mengaku salah.”
“Magrib-magrib begini berkeliaran di sini, orang lain pada sibuk salat Magrib di masjid, kalian sibuk bikin konten, bagaiman kalian ini.”
“Maafkan kami Ustaz, kami berjanji tak melakukan ini lagi.”
“Yang lain bubar semua, silakan pulang ke rumahnya masing-masing, kalian berdua cepat pulang ke kota.”
Amir dan Jali yang sudah babak belur dan di beberapa bagian tubuhnya berdarah, langsung mengemasi peralatannya, kemudian pulang ke kota dengan menahan rasa sakit dan perih hampir di sekujur tubuh mereka.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
