Gara-gara Bikin Konten
Tantangan menulis 366 hari ke-1590 tanpa jeda
Gara-gara Bikin Konten
Bagian 1
Jali menjadi hobi bikin konten, gara-gara satu postingannya viral di medsos. Meski dia belum mendapatkan penghasilan dari pembuatan konten yang dipostingnya di medsos itu, Jali senang saja postingan kontennya di medsos ditonton oleh banyak orang. Dia merasa bangga juga, karena berarti kontennya itu tergolong bagus.
Karena sudah keseringan bikin konten dan mempostingnya di medsos, Jali menjadi ketagihan untuk selalu bikin konten. Satu hari saja dia tak membikin konten, dia merasa ada sesuatu yang hilang pada dirinya di hari itu.
Pada suatu hari keinginan Jali menggebu-gebu untuk membuat konten. Namun dia tak punya ide konten apa yang harus dibuatnya. Untuk mencari ide dia menenangkan dirinya dengan menonton siaran televisi berbayar. Lalu dia tontonlah film hantu. Baru beberapa menit nonton film hantu itu, idenya muncul untuk membuat konten.
Lalu dia berhenti menonton film hantu itu meski belum tuntas cerita yang ditontonnya itu, baru durasi 10 menit saja yang ditontonnya, karena dia ingin cepat-cepat mau menelpon Amir sepupunya yang biasa membantunya membuat konten. Hal itu dia lakukan, karena dia berpikir jangan sampai idenya itu hilang.
Begitu teleponnya tersambung ke Amir, dia langsung bicara ke Amir.
“Mir, bisa tidak ke rumahku sekarang?”
“Bisa, ada perlu apa?”
“Biasa, aku minta tolong padamu untuk bikin konten.”
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
