Hantu di Kapal Laut
Tantangan menulis 365 hari ke-1603 tanpa jeda
Hantu di Kapal Laut
Bagian 5
“Ja…ja…jangan cekik saya…” ujar Aziz tergagap.
Hantu itu tidak menghiraukan ucapan Aziz, dia lalu mencekik Aziz. Ketika cekikan hantu itu belum kuat, Aziz masih sempat berteriak.
“Tooloooong…too…”
Diucapan kata terakhirnya sebelum kelar, suaranya sudah menghilang, badannya gerak-gerak kejang seperti orang kehabisan napas. Lalu tak bergerak sama sekali dengan lidah yang menjulur, karena nyawanya sudah meninggalkan raganya.
Ketika pimpinan perompak sudah meninggal dunia, anak buahnya berdatangan hendak menolong. Namun percuma bos mereka sudah meninggal di hadapan hantu itu. Perompak yang tinggal empat orang itu, secara serentak memberondong tembakannya ke arah hantu, namun tidak berpengaruh apa-apa. Satu per satu perompak itu dicekik oleh hantu itu. Dalam waktu sekejap saja keempatnya sudah tak bernyawa lagi.
Merasakan di kapal sudah tenang kembali, pintu ruang dapur tak dijaga lagi oleh perompak, Ruslan, Rudi, Malik dan Soma nekat keluar dari ruang dapur naik ke dek. Selanjutnya mereka menceburkan diri ke sungai kemudian menyelamatkan diri ke daratan.
Begitu mereka sudah berada di daratan, beberapa ekor buaya mengapung di air sungai, itu semua terlihat jelas karena malam itu sedang bulan purnama. Telat sedikit saja mereka ke darat mungkin mereka sudah dimangsa oleh buaya-buaya itu.
Begitu mereka berada di daratan yang sepi tanpa ada bangunan rumah dan tidak ada seorangpun yang diam di tempat itu. Mereka menelpon polisi Singapura minta bantuan. Untunglah di tempat itu ada sinyal, untung juga smartphone milik Malik anti air, sehingga pas menghubungi polisi untuk minta pertolongan, mereka cepat terhubung ke polisi Singapura. Dengan cepat polisi Singapura bertindak menolong mereka malam itu juga. Sehingga keempat orang itu selamat.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
