Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Cinta Segitiga

Cinta Segitiga

Tantangan menulis 365 hari ke-1639 tanpa jeda

Cinta Segitiga

Bagian 4

Ali pergi ke dukun cinta tersebut, karena dia merasa terancam kehilangan Eli, sebab Herman bersedia menikahi Eli secepatnya, sedangkan dia sendiri belum siap untuk menikahi Eli.

Begitu sudah sampai di depan pintu pondok dukun sakti alias dukun cinta tersebut, sang dukun menyambut kedatangan Ali.

“Silakan masuk jangan malu-malu, Ali.”

Ali langsung masuk dan duduk persis di depan dukun tersebut di atas kursi kayu yang sudah lapuk.

“Kok, Kek dukun tahu nama saya, Ali?”

“Untuk mengetahui namamu itu mudah sekali, namanya juga dukun sakti. Keinginanmu ke sini juga Kakek tahu, untuk urusan cinta kan?”

“Ya, Kek.”

“Tapi di sini ada maharnya yang harus kau bayar.”

“Bayar nyicil boleh tidak Kek?”

“Kau pikir ini tempat kredit, bisa bayar nyicil.”

“Jadi bagaimana Kek, aku punya uang sedikit.”

"Tenang, Kakek ada paket murah dan mahal, kau ambil saja paket murah.”

“Ya Kek. Aku minta ramuan yang membuat Eli pacarku benci dengan sainganku, Herman. Agar mereka tak jadi menikah dalam waktu dekat ini.”

“Ah, itu gampang sih.”

Lalu si kakek dukun mengambil serbuk tepung, serbuk itu dimasukkannya di dalam kantong plastik, kemudian mulutnya mulai komat kamit membaca mantra, setelah itu dia berkata ke Ali.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post