Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Hantu  di  Kampung Macan

Hantu di Kampung Macan

Tantangan menulis 365 hari ke-1644 tanpa jeda

Hantu di Kampung Macan

Bagian 4

“Tidak apa, mengapa kau telat bangun tidurnya?”

“Dalam dua minggu terakhir ini, kami penduduk kampung sini memang sering begadang.”

“Apa penyebabnya?”

“Warga kampung di sini, susah tidur takut dengan hantu yang sering muncul menjelang tengah malam.”

“Hantu?”

“Ya hantu seorang wanita yang mondar mandir di jalan depan rumah ini.”

“Kok bisa ada hantu di kampung ini, mengapa itu bisa terjadi?”

“Ceritanya begini, wanita yang menjadi hantu tersebut berasal dari kampung tetangga. Dia mati bunuh diri dengan cara gantung diri di pohon rambutan di belakang rumahnya, karena sangat bersedih kehilangan anaknya. Kata orang-orang kampung anak balitanya diculik untuk tumbal pembangunan jembatan di ujung Kampung Macan yang berbatasan dengan kampung mereka.”

“Sudah berapa orang yang dicekik oleh hantu itu?”

“Belum ada sih, hantu itu hanya membuat warga kampung ini takut saja. Karena warga kampung banyak yang takut, akibatnya banyak warga kampung ini kecurian.”

“Jangan-jangan yang muncul sebagai hantu itu bukan hantu.”

“Maksud kamu?”

“Ya, semacam komplotan yang menyebarkan berita bohong, kemudian memunculkan hantu, agar warga takut sehingga komplotan mereka leluasa mencuri di kampung ini.”

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post