Mencari Istri
Tantangan menulis 365 hari ke1660 tanpa jeda
Mencari Istri
Bagian 3
Agar tidak sepi selama dalam perjalanan, Rustan minta ditemani pacarnya. Sang pacar bernama Siska berasal dari desa tetangga, anak orang miskin. Siska selain baik hati dia memiliki wajah yang cantik, namun sayangnya dia bersifat matre.
Selama dalam perjalanan agar tak terasa lama sampai di bandara, antara Rustan dengan Siska selalu terlibat dengan berbagai obrolan. Ada-ada saja yang mereka obrolkan termasuk membicarakan Amran, yang mereka jemput.
“Jadi abangmu pulang bukan mau menikmati buah duku desa kita yang terkenal sangat manis, hanya berniat mencari istri pengganti kakak iparmu yang sudah meninggal.”
“Iya, ada tidak ya temanmu yang mau menjadi istri abangku.”
“Sepengetahuanku semua temanku sudah punya pacar.”
“Abangmu berapa umurnya?”
“Hanya selisih tiga tahun dariku.”
“Oh…berarti masih muda ya?”
“Bukan muda saja, abangku itu termasuk pria paket komplit.”
“Maksudmu?”
“Selain masih muda, dia lebih ganteng dariku, sudah sarjana, punya beberapa hektar kebun kelapa sawit dan kebun karet, rumahnya besar dan bagus, uangnya banyak, punya mobil mewah dan memiliki banyak aset lainnya.”
“Abangmu sarjana mengapa tidak kerja di kantor?”
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
