Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Peristiwa Silam

Peristiwa Silam

Tantangan menulis 365 hari ke-1629 tanpa jeda

Peristiwa Silam

Bagian 3

Leli menyesal menikah dengan suaminya itu, dan merasa berdosa telah menyakiti Iwan selama masa pacaran di masa silam. Timbul keberanian Leli untuk menemui Iwan yang sedang sendirian di rumah ibunya, karena istri Iwan sedang menemani mertuanya berbelanja ke pasar.

“Assalamualaikum.” sapa Leli ke Iwan yang sedang menikmati kopi di teras rumah ibunya yang sudah bagus, lantaran sudah direnovasi oleh Iwan.

“Waalaikumsalam.” jawab Iwan agak terkejut melihat kedatangan Leli.

“Boleh aku ngobrol sebentar denganmu?”

“Oh, boleh. Silakan duduk.”

“Aku ke sini hanya untuk minta maaf.”

“Maaf tentang apa ya?”

“Atas perlakuanku padamu di masa silam.”

“Perlakuan apa ya?”

“Saat kita pacaran, aku selalu meremehkanmu, karena kemiskinanmu. Ternyata kenyataan sekarang berbalik.”

“Maksudmu?”

“Kau sudah menjadi orang kaya, aku sebaliknya.”

“Kok bisa, bukankah suamimu itu anak orang kaya.”

“Yang kaya itu orang tuanya, suamiku pengangguran. Harta orang tuanya ya untuk orang tuanya saja, tidak diberikan ke anaknya apalagi ke aku, menantunya.”

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post