Ternyata Dia Jodohku
Tantangan menulis 365 hari ke-1656 tanpa jeda
Ternyata Dia Jodohku
Bagian 5
Sambil menunggu pesanan mereka dihidangkan, baik Rafi maupun Tanti membuka handphone mereka. Betapa terkejutnya keduanya saat melihat foto di handphone mereka ada kiriman foto dari mama mereka masing-masing.
“Bang, foto ini mirip kamu.” ujar Tanti memperlihatkan foto di handphone-nya.
“Ini memang foto saya. Foto di handphone saya ini juga mirip wajah Neng.” ujar Rafi memperlihatkan foto kiriman mamanya.
“Ini memang foto saya. Nama papa Abang siapa?”
“Hendra. Nama papa Neng?”
“Handoko.”
“Tak salah lagi, Neng. Papa kita menjodohkan kita berdua untuk segera menikah,” ujar Rafi bersemangat sambil tersenyum.
“Abang mau menikahi saya?” tanya Tanti juga sambil tersenyum.
“Aku mau. Neng mau menikah dengan saya?”
“Aku juga mau. Tapi ada syaratnya.”
“Apa syaratnya?”
“Kita baru menikah setelah sama-sama meraih gelar sarjana.”
“Setuju. Neng sekarang semester berapa?”
“Semester terakhir.”
“Aku juga semester terakhir, berarti tak lama lagi kita akan menikah.” ujar Rafi gembira, lalu memegang erat tangan Tanti. Tangannya dipegang oleh Rafi, dia diam saja dan tersenyum, sehingga terlihat lesung pipinya yang membuatnya terlihat semakin cantik.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
