Pacar Bayaran
Pacar Bayaran
Bagian 3
“Papi Mami, mendesakku agar Bapak segera menikah. Tolong carikan Bapak pacar bayaran?
“Maksud Bapak?”
“Wanita cantik yang mau dibayar untuk berpura-pura menjadi pacar dan mau berpura-pura menikah dengan Bapak.”
“Bukankah bawahan dan pegawai Bapak yang cantik di sini banyak yang mau dengan Bapak, mengapa harus mencari lagi wanita lain Pak?”
“Kalau bawahan dan pegawai di sini dijadikan wanita bayaran, Papi pasti tahu, Ca.”
“Iya, juga. Oh ya…aku ada ide Pak, bagaimana kalau dengan sepupuku yang dari kampung, saat ini dia menumpang di kosanku?”
“Orangnya cantik atau tidak?”
“Sangat cantik.”
“Ayo temani Bapak menemui sepupumu itu sekarang.”
“Siap, Pak.”
Riko dan Ica kemudian pergi meninggalkan kantor, menuju rumah kosan Ica yang jaraknya tak begitu jauh dari kantor perusahaan yang dipimpin oleh Riko milik papinya.
Saat sampai di kosan Ica dan bertemu dengan Lili sang sepupu, keinginan Riko tercapai, karena Ica berhasil membujuk sepupunya itu dan mengatur segalanya. Kemudian mereka bertiga pergi ke mal untuk membeli semua kebutuhan Lili, agar penampilannya meyakinkan di mata mami papi Riko.
Usai berbelanja semua keperluan, Riko kembali ke kantornya, sedangkan Ica ditugasi oleh Riko untuk meng-upgrade penampilan Lili sepupunya itu dengan menyuruhnya pergi ke salon kecantikan untuk mengubah mode rambutnya, make up wajah, dan melakukan pedicure manicure.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan