Petaka Akibat Dendam
Tantangan menulis 365 hari ke-1670 tanpa jeda
Petaka Akibat Dendam
Bagian 5
“Agar Billi mau berteman denganmu, kau minta maaf padanya, dan kau borong semua jualannya sebulan berturut-turut.”
“Berarti aku harus banyak berkorban uang dong?” ujar Iwan.
“Kau mau menjadi teman Billi atau tidak?” tanya Santo.
“Mau sih.” ujar Iwan.
“Ya kalau mau, kau harus rela berkorban.” tegas Santo.
“Baiklah aku akan lakukan saran kalian. Ayo temani aku menemui Billi.”
Lalu mereka berempat mencari keberadaan Billi di lingkungan sekolah mereka. Setelah berkeliling hampir tujuh menit, mereka menjumpai Billi di perpustakaan sekolah sedang membaca buku sejarah, karena mereka besok mau ulangan pelajaran Sejarah.
Iwan dan ketiga temannya mendekati Billi. Mengetahui itu Billi bersiap untuk menghadapi segala kemungkinan yang bakal terjadi.
“Kau tenang, tidak perlu menganggap kedatangan kami untuk mengeroyokmu.”
“Lalu kalian mau apa?”
“Aku mau berteman baik denganmu.” ujar Iwan.
Mendengar itu Billi kaget sekali, dia tidak percaya Iwan yang sombong dan jahat mau berteman dengannya, pasti Iwan ada maunya atas kebaikannya itu.
“Sebagai bukti pertemanan kita, mulai besok kau bikin gorengan yang lebih banyak lagi, biar semuanya aku borong.”
“Benarkah?”
“Benar, nih uang Rp1 juta sebagai DP-nya, aku borong semua gorenganmu selama satu bulan. Aku juga minta maaf atas kesalahanku selama ini.”
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
