Harapan yang Sirna
Tantangan menulis 365 hari ke-1696 tanpa jeda
Harapan yang Sirna
Bagian 5
Riki dan Deki tertatih-tatih untuk bangkit, sedangkan Rizki susah untuk bangkit, dia masih meringis menahan sakit. Sekitar satu menit berikutnya, baru ketiganya bisa berdiri lagi dan hendak menyerang lagi Andi. Namun sebelum mereka sempat mengirim pukulan dan tendangan, Andi sudah memberikan pukulan duluan, sehingga ketiganya terduduk untuk yang kedua kalinya di tanah jalan desa yang belum beraspal tersebut.
Merasa tak mampu menandingi ilmu bela diri Andi yang mumpuni, ketiganya kompak menyabut pisau mereka masing-masing yang terselip di pinggang mereka. Saat mereka mau menikam Andi, ada dua orang polisi kecamatan yang melewati jalan itu.
Melihat kejadian itu, dua orang polisi itu berhenti, sambil mengacungkan pistolnya.
“Berhentiiii…lepaskan pisaunya.”
Riki dan Deki menuruti perintah dua orang polisi itu, sedangkan Rizki nekat mau melarikan diri. Salah seorang polisi itu memberikan tembakan peringatan ke atas sambil berkata.
“Berhentiii…jangan lari.”
Rizki tetap nekat berlari, terpaksalah polisi itu melepaskan tembakan lagi menembak kaki Rizki. Tembakan itu tepat mengenai paha Rizki yang membuat dia terjatuh, tak bisa berlari lagi, meringis kesakitan.
“Aduuuh…aduuuh…jangan tembak lagi saya Pak.”
Salah seorang polisi itu menelpon rekan mereka yang ada di kantor kecamatan untuk minta bantuan. Sekitar sepuluh menit berikutnya datanglah mobil pick up patroli polisi, tiga pria yang membawa senjata tajam itu langsung dimasukkan ke dalam mobil pick up tersebut, yang dikawal oleh dua orang polisi dari kantor kecamatan.
Sore harinya, Danu otak dari pengeroyokan Andi itu diciduk oleh polisi di rumahnya.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan