Sandiwara Cinta
Tantangan menulis 365 hari ke-1711 tanpa jeda
Sandiwara Cinta
Bagian 9
Ibu Tanti langsung mempersilakan ketiganya duduk di kursi empuk yang ada di ruang tamu mereka. Kemudian Wati berkata ke ayahnya Tanto.
“Kebetulan Bapak Ibu dan calon menantu ke sini. Saya selaku Ibunya Tanti setuju saja kalau anak kita menikah. Semua masa lalu kita dilupakan saja ya, tidak ada gunanya kita ungkit lagi demi kebahagiaan anak kita.”
“Saya sependapat dengan Ibu. Kalau saya salah mohon dimaafkan.”
“Ya Pak, dalam hati yang paling dalam, saya sudah memaafkan Bapak.”
Setelah itu obrolan mereka berlanjut membicarakan pernikahan Tanti dan Tanto. Saat kedua orang tua mereka sedang sibuk membicarakan tentang pernikahan mereka, Tanti pergi ke dapur untuk membikinkan minuman dan makanan untuk tamunya. Tanto ikut ke dapur juga bermaksud membantu calon istrinya.
Sambil menyiapkan makanan dan minuman untuk suguhan, keduanya tak henti-hentinya tersenyum sambil berbicara berbisik.
“Ide kamu memang hebat say, bisa menghilangkan permusuhan orang tua kita.”
“Kamu juga hebat say, akting gilanya seperti adegan di sinetron saja.”
“Memangnya say melihat aktingku?”
“Tidak sih, tapi kenyataannya bisa menghapuskan rasa dendam orang tuamu.”
“Iya juga sih.”
***
Dua minggu kemudian, terjadilah pernikahan Tanto dan Tanti. Mereka terlihat bahagia sekali. Kedua orang tua mereka juga ikut berbahagia dan yang terpenting tak ada lagi permusuhan dan dendam antara ibunya Tanti dan ayahnya Tanto.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan