Sandiwara Cinta
Tantangan menulis 365 hari ke-1705 tanpa jeda
Sandiwara Cinta
Bagian 3
“Aku tak mau berbesanan dengan dia, dia lelaki jahat. Dia pernah mengecewakan Ibu.”
“Apa yang pernah dia perbuat dengan Ibu?” tanya ayah Tanti lagi ke istrinya.
“Dia lelaki tak setia, meninggalkan aku menikahi pacarnya.”
“Kalau Ibu yang punya masalah dengan ayah Tanto, jangan aku dan Tanto yang dijadikan korban, Bu.”
“Iya Bu, itu hanya masa lalu, lupakanlah. Kasihan Tanti. Apa Ibu tega kalau anak kita tak jadi menikah dengan orang yang dicintainya?”
“Pokoknya aku tak mau berbesanan dengan dia. Ibu bisa kok mencarikan jodoh untuk anak kita.”
“Aku tak mau menikah dengan pria lain, Bu. Aku hanya mau menikah dengan Tanto.” ujar Tanti sambil menangis menuju kamarnya meninggalkan kedua orang tuanya yang masih berada di ruang tamu.
***
Begitu sampai di rumah, Lili ibunya Tanto bertanya ke suaminya.
“Apa sebenarnya yang pernah terjadi antara Ayah dengan calon besan kita?”
“Dia selingkuh, akhirnya Ayah meninggalkannya dan menikahi Ibu.”
“Mengapa itu Ayah lakukan?”
“Karena pada saat itu, aku mencintai Ibu.”
“Oh berarti sekarang ayah tak mencintai Ibu lagi?”
“Bukan begitu Bu. Sekarang aku tetap mencintai Ibu.”
“Benar itu?”
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan