Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Hantu Korban Penembakan Petrus

Hari ke-1731 tanpa jeda

Hantu Korban Penembakan Petrus

Bagian 1

Beberapa puluh tahun yang lalu, di Desa Gunung Jaya, banyak bergelimpangan korban meninggal akibat ditembak oleh pembunuh misterius atau yang lebih di kenal petrus (pembunuh misterius).

Semua yang menjadi korban penembakan petrus, seluruhnya para penjahat setempat yang umumnya berwajah sangar dan memiliki tato di bagian tubuhnya.

Akibat banyak korban yang meninggal dunia, Desa Gunung Jaya jadi menakutkan. Desa yang sudah tak begitu banyak penduduknya dan lokasinya terpencil menjadi semakin sepi ketika pada malam hari. Desa itu tak ubahnya seperti desa tak berpenghuni, karena semua penduduknya, bakda Magrib sudah mengunci semua pintu dan jendela rumah mereka.

Penduduk Desa Agung Jaya semakin merasa ketakutan, karena banyak jenazah yang ditemukan adalah jenazah dari penduduk desa tetangga yang sengaja di buang di desa mereka.

Di Desa Agung Jaya, ada seorang penjahat besar yang belum terbunuh, karena dia lihai menghindari petrus yang mau membunuhnya. Beberapa kali dia disergap mau di bunuh, dia selalu lolos dari pembunuhan itu.

Kelompok Petrus tak kehabisan akal untuk menghabisinya, digunakanlah jasa dua orang tantara kelahiran desa itu, yang terkenal baik dan punya kepedulian dengan penduduk setempat.

Pada suatu siang, penjahat yang bernama Alkab di datangi oleh dua tantara tersebut. Alkab tidak curiga dengan kedatangan dua tantara itu, karena sehari-harinya sebelum ada penembakan misterius, mereka teman bergaul Alkab. Mereka biasa ngopi bersama atau main gaple bersama di lingkungan RT mereka.

Lalu salah seorang tantara tersebut yang bernama Burhan berkata ke Alkab.

“Pak malam ini, kami berdua minta bantuan Pak Alkab, untuk menangkap semua penduduk yang bertato, agar desa kita ini tak didatangi lagi oleh petrus.”

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post