Penampakan Hantu di Rumah Kosong
Hari ke-1761 tanpa jeda
Penampakan Hantu di Rumah Kosong
Bagian 1
Setelah Sadikun meninggal dunia, rumahnya yang besar dan mewah tak terurus, karena istrinya juga sudah meninggal, sedangkan ketiga orang anaknya yang kesemuanya perempuan, satupun tidak berada di lokasi itu, karena masing-masing mereka sudah berada di provinsi lain, mengikuti suaminya masing-masing.
Sadikun di masa hidupnya seorang pejabat, karena terlibat dalam kasus korupsi dan dia marah-marah ke polisi saat mau ditangkap, akibatnya dia terkena serangan jantung, lalu meninggal dunia. Makanya beberapa hari setelah dia meninggal, rumahnya dijarah oleh warga sekitar, karena semua warga beranggapan harta Sadikun milik negara, jadi mereka juga berhak memilikinya.
Akibat rumah itu sering dijarah warga, isi rumahnya habis. Genteng atap rumah, pagar besi, teralis diangkut warga sekitar. Rumah yang tadinya besar dan mewah, hanya tinggal puing-puing saja. Tak salah kalau rumah itu dijadikan tempat tinggal oleh mahluk halus, hantu dan sejenisnya.
Awalnya warga sekitar bersikap biasa saja saat melintas di depan rumah itu, namun setelah ada seorang anak remaja yang menjerit ketakutan ketika melintas di depan rumah itu, saat azan Magrib karena dia melihat hantu yang lagi duduk di teras depan rumah itu, berita itu menjadi heboh dan menyebabkan semua orang di sekitar tempat itu menjadi tahu kalau rumah itu berhantu.
Berita tentang rumah itu berhantu menjadi viral, setelah banyak warga memposting rumah itu berhantu di medsos. Meski sudah viral rumah itu berhantu, rupanya masih ada sekelompok anak remaja yang berpikiran modern, tak percaya begitu saja kalau rumah itu berhantu. Mereka itu adalah Riko, Alex, Iwan dan Abeng.
Empat remaja itu mau uji nyali, dengan cara berkemah di halaman depan rumah itu, pada malam Jumat untuk membuktikan apakah benar rumah itu berhantu, sebab mereka itu tak percaya adanya hantu di rumah itu. Tindakan keempat remaja itu banyak menuai komentar warga sekitar.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan