Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Jera

Hari ke-1787 tanpa jeda

Jera

Bagian 1

Sumar badannya tegap, kulitnya hitam dan wajahnya terlihat sedikit sangar. Dia bekerja sebagai guru SMP Negeri 1 Kepojaya. Sebelum menjadi PNS cita-citanya sejak masih usia remaja mau menjadi tentara. Namun karena mengalami kecelakaan motor sehingga giginya copot, pupuslah harapannya untuk menjadi tentara.

Gagal menjadi tentara dia ikut tes penerimaan CPNS, ternyata dia lulus dan ditempatkan di SMP Negeri 1 Kepojaya. Sekitar setahun menjadi CPNS, berikutnya dia resmi diangkat menjadi PNS. Meski berstatus sebagai pegawai negeri, kecintaannya pada tentara tetap tertanam di dalam jiwanya.

Mengapa Sumar terobsesi mau menjadi tentara? Alasannya sederhana saja, saat kecil di usia sekolah SD kelas dua, setiap dia menyaksikan pentas musik di desanya, oknum tantara selalu berdiri di atas panggung dengan gagah sambil bernyanyi dan bergoyang dengan gaya yang khas dan sangat mengesankan. Di samping itu juga, sejak kecil Sumar melihat tentara sebagai sosok yang gagah berani dan digandrungi oleh kembang-kembang desa.

Karena berkeinginan memiliki istri cantik, makanya dia ngotot mau menjadi tentara, tetapi kenyataannya tidak seperti itu, dia hanya menjadi seorang PNS. Namun Sumar tetap bersyukur.

Sebagai bentuk rasa cintanya kepada tentara, setiap Sumar berpergian keluar daerah dia selalu mengenakan atribut dan pakaian tentara. Seperti yang dilakukannya pada saat liburan semester ketika itu. Dia sekeluarga pulang ke desa kelahirannya untuk menemui ibunya yang sudah tua.

Dari rumahnya menempuh perjalanan menuju ke rumah ibunya dia mengenakan atribut dan pakaian tentara serta rambutnya dipotong model rambut cepak seperti rambut seorang tentara. Orang yang tak mengenalnya pasti menyangkanya sebagai tentara.

Desa kelahiran Sumar berada di provinsi lain. Pulang ke desanya itu dia mengendarai mobil pribadi untuk menghemat biaya via jalur laut menumpang kapal feri. Begitu mau memasuki pelabuhan kapal feri, orang-orang yang membawa mobil berebutan mau cepat memasuki kapal feri agar bisa berangkat cepat menumpal kapal feri yang duluan berangkat.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post