Hantu Pocong di Desa Kajang
Hari ke-1839 tanpa jeda
Hantu Pocong di Desa Kajang
Bagian 5
“Kita usir mereka.” sorak Aliman
“Usiiiiiiir…usiiiiiiir…!” teriak warga penuh semangat.
Baru saja rombongan pak kades mau mendekati Bukit Kajang, karena terdengar ramainya teriakan-teriakan warga Desa Kajang yang berjumlah puluhan orang, membuat orang-orang yang tergabung dalam Komunitas Naga Hitam Sakti yang jumlahnya belasan orang, di atas Bukit Kajang menjadi takut.
Belum sempat warga Desa Kajang sampai di atas Bukit Kajang, Komunitas Naga Hitam Sakti sudah berlarian menyelamatkan diri meninggalkan puncak Bukit Kajang. Beberapa warga Desa Kajang ada yang mau mengejar orang-orang Komunitas Naga Hitam Sakti, karena mereka kesal Komunitas Naga Hitam Sakti itu telah menakuti mereka dengan hantu pocong bohongan beberapa malam, dan juga mereka menggunakan Bukit Kajang untuk kegiatan mereka tanpa izin. Pak kades cepat-cepat melarang warganya.
“Biarkan mereka pergi. Jangan dikejar mereka. Agar tak terjadi keributan.
Yang bersangkutan menuruti perintah pak kades. Sebab pak kades mereka penuh wibawa dan sangat dihormati. Akhirnya mereka beramai-ramai meninggalkan lokasi Bukit Kajang untuk pulang ke rumah mereka masing-masing.
Sejak itu tak ada lagi kemunculan hantu pocong tersebut. Desa Kajang kembali aman dan tentram seperti sebelumnya. Warga-warga yang mengungsi ke desa lain, mulai pulang lagi ke Desa Kajang.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan