Jelmaan Putri Kembang
Hari ke-1827 tanpa jeda
Jelmaan Putri Kembang
Bagian 1
Edi, Toto, Amir, dan Iwan setelah mengetahui mereka berempat naik ke kelas XI di tempat mereka bersekolah, di SMA Negeri 2 Kepojaya usai pembagian rapor. Mereka sepakat untuk pergi berlibur ke desa Pematang Jaya.
Jarak dari tempat tinggal mereka ke Desa pematang Jaya bisa ditempuh sekitar dua jam mengendarai sepeda motor. Di hari yang mereka sepakati, pagi-pagi mereka berempat sudah meninggalkan rumah mereka masing-masing menuju ke Desa Pematang Jaya.
Begitu mereka sampai di Desa Ulak Jaya, mereka mampir ke rumah Saimah neneknya Toto. Melihat kehadiran Toto sang cucu dengan teman-temannya Saimah gembira sekali.
“Masuk Cu, ajak teman-temanmu.” ujar Saimah sambil tersenyum penuh kegembiraan menyilakan sang cucu dan teman-temannya untuk masuk ke rumahnya.
“Iya Nek.” ujar Toto sambil mencium tangan neneknya yang diikuti oleh teman-temannya.
“Kalian ngobrollah di ruang depan ini, Nenek mau masak buat makan siang kita. Kalau mau tiduran masuk saja ke kamar di ruang tengah.”
“Tak usah repot masak Nek, kami ke sini hanya mampir sebentar saja.” ujar Edi.
“Ya Nek, kami masih mau meneruskan perjalanan menuju ke Bukit Batu yang ada di Desa Pematang Jaya.” timpal Amir.
“Ada kegiatan apa kalian mau ke sana? Tempat itu kan angker.” ujar Saimah.
“Mau berkemah, mendaki Bukit Batu dan mancing di danau yang ada dekat Bukit Batu itu, Nek.” jawabToto.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan