Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Jelmaan Putri Kembang

Hari ke-1834 tanpa jeda

Jelmaan Putri Kembang

Bagian 8

Begitu Iwan muncul mendekati mereka, Toto, Edi dan Amir berniat mau memarahi dan bertanya ke Iwan, namun sebelum semuanya terucap dan dilakukan oleh ketiganya, Dunan melarang ketiganya mengajak Iwan ngomong sebab pikiran dan perasaannya masih belum normal masih terpengaruh oleh kekuatan jelmaan Putri Kembang.

“Sebaiknya kalian segera meninggalkan tempat ini, sebelum terjadi apa-apa dengan diri kalian berempat.”

Lalu Dunan pamit pergi ke Toto, Edi dan Amir.

“Bapak pergi dulu ya.”

“Tunggu Pak, ambillah uang ini.” ujar Toto mengeluarkan uangnya dari dompetnya sebanyak Rp200 ribu.”

“Tak usah Nak, Bapak menolong dengan ikhlas. Dalam hidup ini sudah seharus kita saling tolong menolong.”

“Terima kasih Pak.” ujar Toto, Edi dan Amir hampir bersamaan.

“Sama-sama, Nak” jawab Dunan sambil pergi meninggalkan mereka berempat.

Selanjutnya Toto, Edi dan Amir membongkar tenda mereka dan mengemasi semua barang. Sedangkan Iwan disuruh beristirahat saja. Usai membongkar tenda, mengemasi barang mereka, dan Iwan terlihat sudah membaik, mereka berempat meninggalkan tempat itu.

Saat mereka sampai di rumah nenek Toto, mereka mampir di rumah Saimah untuk menginap semalam sesuai janji Toto ke neneknya. Keesokan harinya mereka baru pulang ke rumah mereka masing-masing.

Selesai

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post