Jelmaan Putri Kembang
Hari ke-1833 tanpa jeda
Jelmaan Putri Kembang
Bagian 7
Begitu sudah sampai di rumah Dunan. Toto dan kedua temannya hampir berbarengan mengucapkan terima kasih kepadanya.
“Terima kasih, Bang.”
“Ya, sama-sama Dik.” jawab Parto sambil pergi meninggalkan ketiganya.
Selanjutnya Toto memanggil Dunan dengan memberi salam.
“Assalamualaikum.”
“Waalaikumsalam.” jawab Dunan.
Ketiganya disilakan masuk oleh Dunan ke rumahnya. Setelah ketiganya duduk di kursi yang ada di ruang tamu, Dunan bertanya kepada ketiganya.
“Adik-adik ini ke rumah saya ada perlu apa ya?”
“Begini Pak, salah seorang teman kami hilang di sekitar Bukit Batu. Kami minta tolong pada Bapak untuk menemukan teman kami itu.”
“Kapan hilangnya?”
“Bakda Zuhur kemarin Pak.”
“Wah...untunglah kalian cepat datang ke sini. Kalau hilangnya sudah lebih dari 24 jam, teman kalian itu tak tertolong lagi dan akan hilang selamanya. Ayo cepat kita ke Bukit Batu sekarang, agar masih ada kesempatan menemukan teman kalian itu.”
Keempatnya bergegas menuju ke Bukit Batu. Saat sudah tiba di lokasi Bukit Batu, Dunan langsung duduk bersila kemudian mulai komat-kamit berdoa. Setelah berdoa kurang dari setengah jam, tiba-tiba Iwan muncul dari arah Bukit Batu menuju ke arah Dunan dan ketiga temannya berada.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan