Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Kursi Kosong

Hari ke-1822 tanpa jeda

Kursi Kosong

Bagian 1

Irma dan Iwan sama-sama guru PPPK yang di tempatkan di sekolah yang sama yaitu di SMP Negeri 1 Kepojaya. Awal keduanya bertemu pertama kali di sekolah itu, baik Iwan maupun Irma sudah sama-sama jatuh hati. Namun masing-masing mereka belum berani menyatakan perasaan itu satu sama lain, karena keduanya baru saling mengenal. Perasaan itu mereka biarkan saja terpendam dalam hati masing-masing.

Seiring berjalannya waktu, lantaran rutin bertemu dan sering berinteraksi, hubungan Iwan dan Irma menjadi dekat. Keduanya mengetahui kalau mereka saling menyukai. Meski demikian Iwan belum mempunyai keberanian untuk menyatakan perasaannya ke rekan kerjanya itu. Begitu juga dengan Irma, dia tak mungkin duluan menyatakan perasaannya ke Iwan, karena hal itu tak lazim. Namun dalam hatinya dia berharap Iwan segera nembaknya untuk menyatakan cinta ke dirinya.

Hari berganti hari, setelah berjalan beberapa bulan akhirnya di waktu yang tepat Iwan berani juga nembak Irma, di saat mereka duduk berdua saja di ruang multimedia, ketika itu mereka berdua sedang mempersiapkan segala fasilitas untuk lomba pembuatan video pelajar berprestasi antar sekolah sekabupaten, karena mereka berdua ditunjuk sebagai panitia pelaksananya oleh sang kepala sekolah.

Setelah selesai menyiapkan semua peralatan untuk lomba di ruang multimedia tersebut, Iwan menyempatkan diri dengan keberanian yang dimilikinya untuk menyatakan cintanya ke Irma.

“Bu, boleh aku ngomong sesuatu?” ujar Iwan agak bergetar.

“Mau ngomong apa Pak? Ngomong aja tak ada larangan kok.”

“Sejak pandangan pertama, aku sudah jatuh cinta pada Ibu, maukah Ibu jadi pacarku?” ujar Iwan lugas.

Mendengar itu, hati Irma bersorak kegirangan. Yang ditunggu-ditunggu dan diharapkannya akhirnya menjadi kenyataan. Namun meski dia senang ditembak rekannya, namun rasa senangnya itu tak ditampakkannya, dia berpura-pura dingin saja terhadap Iwan.

“Bapak serius mau menjadikan aku pacar?”

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post