Gara-gara Terlilit Hutang Pinjol
Hari ke-1857 tanpa jeda
Gara-gara Terlilit Hutang Pinjol
Bagian 3
“Itulah masalahnya Yah, karena aku tak bisa bayar, aku akhirnya pinjam pinjol lagi untuk menutupi bayar cicilan pinjolku. Berikutnya terjadi lagi seperti itu. Hutang pinjolku semakin banyak yang terasa mencekikku. Aku akhirnya menyerah dengan keadaan yang kuhadapi.”
“Menyingkirkan gengsimu, lalu baru berani untuk minjam uang dengan Ibu?” ujar Siti menyindir anaknya.
“Ya, Bu.” jawab Herman singkat.
“Maaf Nak, Ibu tak punya uang.” jawab Siti berkata jujur, namun Herman tak percaya.
“Ibu kan banyak uangnya, beberapa minggu yang lalu dapat warisan dari almarhum Kakek.”
“Uangnya sudah habis, sudah Ibu belikan beberapa bidang kebun duku dan kebun durian.”
“Jadi bagaimana dengan hutangku? Kalau tak bayar aku pasti dikejar-kejar oleh debt collector, Yah, Bu.” ujar Herman terlihat kuatir dan merasa ketakutan dengan resiko yang bakal dihadapinya.
Riki dan Siti hanya termenung memikirkan masalah anaknya. Setelah termenung beberapa lama, akhirnya Riki sang ayah berkata.
“Mulai sekarang kau tak boleh lagi tinggal di rumah kontrakan yang kosong itu. Sekarang kau masuklah ke kamarmu, biar Ayah dan ibu memikirkan solusinya. Mendengar omongan ayahnya, Herman tak berani membantah, lalu dia masuk ke kamarnya. Setelah Herman masuk ke kamarnya, pasangan suami istri itu masuk kamar mereka juga.
***
Lama juga Riki dan Siti berdiam diri di kamar mereka sambil berbaring dan menonton televisi. Sambil menonton, keduanya sedang berpikir untuk menyelesaikan masalah anak tunggal mereka. Karena sepertinya mereka tak menemukan solusinya. Akhirnya sang ayah mengajak ibunya Herman untuk menjual saja salah satu kebun duku atau kebun durian yang baru mereka beli.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan