Gara-gara Terlilit Hutang Pinjol
Hari ke1860 tanpa jeda
Gara-gara Terlilit Hutang Pinjol
Bagian 6
“Saya mau menjual kebun duku atau kebun durian kami ke Pak Kosim.”
“Tumben Bapak mau jual kebun, yang saya tahu Bapak itu hobi membeli kebun, membeli tanah atau sawah seperti hobi saya.”
“Ada keperluan mendadak untuk anak saya ini Pak.” ujar Riki sambil menunjuk ke arah Herman yang duduk di sebelah juragan buah itu.
“Oh…ini anakmu. Jadi uang itu untuk biaya perayaan pernikahan anakmu dengan anak saya.”
“Maksud Pak Kosim?”
“Anakmu ini, sekitar setengah jam yang lalu minta restu untuk menikahi anak saya, ya saya setuju saja.”
“Oh…begitu. Saya juga setuju kalau begitu, tapi saya jual kebun untuk keperluan lain, Pak.”
“Soal jual tanah nanti saja kita bicarakan. Kalau Bapak perlu uang mendadak nanti saya pinjami saja berapa perlunya. Yang penting kita bicarakan dulu tentang pernikahan anak kita.” ucap Kosim juragan buah yang memang sudah kepingin mempunyai menantu.
“Saya setuju sekali Pak.” jawab Riki tersenyum bahagia.
Selanjutnya Herman disuruh juragan buah itu, ngobrol dengan anaknya Lili di lantai 2 rumahnya, sedangkan dirinya mau ngobrol dengan Riki calon besannya, untuk membicarakan tentang pernikahan anak mereka.
Setelah mereka mengobrol sekitar dua jam, hasil dari pembicaraan itu mereka sepakat menikahkan anak mereka awal bulan yang masih sekitar tiga minggu lagi.
Pulang dari rumah Kosim, Riki senang sekali karena tak jadi kebun mereka terjual dan tak berapa lama lagi akan mendapatkan menantu. Sungguh suatu keberuntungan yang tak terduga pikirnya. Gara-gara terlilit hutang pinjol ternyata tak selalu berakhir duka, bisik hatinya.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan