Hantu di Terminal Bus
Hari ke-1854 tanpa jeda
Hantu di Terminal Bus
Bagian 4
Agar tasnya aman saat dia tertidur, tasnya dijadikan Imron sebagai bantal untuk dia tidur di bangku kayu panjang yang tersedia di terminal itu. Baru saja dia merebahkan diri tak lama kemudian dia sudah tertidur pulas.
Dia baru terbangun dari tidurnya, setelah merasakan panasnya sinar matahari yang mengenai tubuhnya. Begitu dia bangkit alangkah terkejutnya dia, ternyata dirinya tertidur di atas lantai gedung keamanan terminal. Dia agak malu juga mengalami hal itu, banyak orang yang ada di terminal melihat dia.
Dia baru bisa turun dari lantai gedung keamanan terminal tersebut, setelah ditolong oleh pegawai keamanan yang bekerja di gedung itu menggunakan tangga.
Begitu berada di bawah, petugas itu baru bercerita ke Imron.
“Dik kejadian serupa sudah sering terjadi di sini. Di terminal bus ini ada hantunya. Pendatang dari luar memang sering diajak hantu di sini bercanda dengan memindahkan tempat tidurnya seperti yang Adik alami.”
“Terima kasih Pak sudah menolong saya.”
“Ya Dik, sama-sama.”
Selanjutnya Imron melanjutkan perjalanannya menuju Pulau Bayau menumpang perahu nelayan. Selama perjalanan menuju ke Pulau Bayau, Imron sering merinding, saat dia teringat dengan peristiwa yang dialaminya di terminal bus itu.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan